lazada

Selasa, 08 Oktober 2013

Teliti Sebelum Beli di Warung Ansori

dia
TELITI sebelum membeli, begitu kata Lembaga Konsumen. Lebih-lebih belanja di warung Ansori, 28, harus teliti dan ekstra hati-hati. Soalnya, Aida, 22, sebagai tetangga sudah membuktikannya. Maunya beli bumbu dapur, eh malah digelandang masuk kamar untuk disetubuhi. Keruan saja dia kabur dan mengadu ke suami.

Pembeli adalah raja, begitu kata pepatah lama. Sedangkan Lembaga Konsumen (YLKI) mengingatkan: teliti sebelum membeli. Dua ungkapan itu mengandung makna, bahwa baik pembeli dan penjual harus saling menghormati. Sebab dengan cara begitu, pembeli tidak kapok berbelanja dan penjual tambah pelanggan. Penjual untung, konsumen juga puas karenanya.

Tapi Ansori pemilik warung di Jalan DI Pandjaitan, Kelurahan Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ini lain. Boro-boro menghormati pembeli, bahkan dia mau ambil “kehormatan” calon pembelinya. Saat melayani Aida hanya engan tubuh berbalut handuk, karena targetnya memang ingin menggauli wanita bini tetangganya itu. Tapi sial betul, nafsunya tak tertunaikan justru dia nyaris digebuki orang sekampung, termasuk Hasan, 30, suami korban.

Ansori memang sedang tidak beruntung dengan rumahtangganya. Sudah beberapa bulan ini dilanda kemelut terus. Masalahnya terlalu klasik memang, si istri capek jadi orang miskin. Punya suami tak punya pekerjaan tetap, mengandalkan hasil dari warung juga tak seberapa. Maka beberapa waktu lalu terang-terangan istrinya minta cerai. Kini pasangan suami istri ini sudah proses di Pengadilan Agama, hanya saja vonis belum jatuh, dikabulkan atau tidak permohonan talak suami istri ini.

Sementara urusan Pengadilan Agama masih berproses, sang istri sudah tidak sudi lagi melayani kebutuhan ranjang Ansori. Padahal secara hukum keduanya masih ada hak dan kewajiban. Tapi begitulah yang terjadi. Meski masih satu rumah, tapi mereka sudah tidur di ranjang yang berbeda. Bila Ansori menyusul tengah malam ke ranjang istri, buru-buru istri pindah ke tempat lain. Ibarat Belanda dengan tentara gerilya, lalu kapan bisa “serangan umum” kalau begini?

Sungguh Ansori merasa disergap kehidupan yang sepi sebagaimana lagunya Kus Plus dulu. “Burung-burung tlah bernyanyi sayaaaang….. oh, menghibur hati yang sedih”, begitu sepenggal lagu itu. Justru karena lagu itu, Ansori semakin tersindir. Burung-burung tlah bernyanyi, itu kan kata Kus Plus. Tapi faktanya, “burung” Ansori justru sudah beberapa bulan tak bisa bernyanyi karena tak dapat pakan juwawut dan belalang!

Pikiran Ansori kemudian terpaku pada salah seorang pelanggan warungnya, Ny. Aida. Orangnyalumayan cantik, masih muda lagi. Maka asal dia belanja, dirayu-rayu agar bercerai saja dari suaminya. Jadi janda dijamin tak terlalu lama, karena langsung mau diambil alih sebagai istri oleh Ansori. “Saya sedang proses cerai nih, begitu kamu janda, saya yang duda langsung balik nama sama kamu,” kata Ansori begitu enaknya, tanpa pedulikan perasaan orang lain.

Celakanya, meski omongan Ansori selalu ngaco, Aida tak kapok belanja ke warungnya. Maka seperti yang terjadi beberapa malam lalu, habis magrib Aida belanja keperluan dapur. Eh, Ansori yang hanya berbalut handuk itu boro-boro melayani, malah menyeret Aida ke kamar untuk diajak bersetubuh. Tentu saja dia memberontak sambil bilang: tuh tuh, ada yang mau beli! Tapi begitu Ansori melepaskan sergapannya, buru-buru Aida kabur dan mengadu pada suaminya.

Sudah barang tentu suami Aida marah besar. Dengan mengerahkan sejumlah warga warung Ansori dikepung. Pemiliknya diminta segera keluar, mau dihajar ramai-ramai. Beruntung sebelum aksi bar-bar itu terjadi, polisi segera datang. Ansori dn saksi korban dibawa ke Polsek Watampone untuk pemeriksaan. Semula Ansori mengelak berbuat tak senonoh, tapi begitu Aida membeberkan rayuan gombalnya selama ini, dia tak bisa berkutik. “Daripada kamu di rumah nggak aman, ngaso di sini dulu ya,” kata polisi yang enggan mengatakan kalimat ditahan.

Kalau tak mau ditahan, makanya harus tahan nafsu. (KC/Gunarso TS)

Source : POSKOTAnews.com

====================== 
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”    
 
Untuk info & Pemesanan :  
HUB : MUHAMAD IPANGO  
Telp / Hp : 021-7816369 / 0815 2363 9145 / 0816 160 5367

  Kunjungi kami di :
TOKO SEHAT ONLINE
  

=====
Anda Punya Usaha, Butuh Pekerjaan, atau Ingin Mempromosikan Usaha Apapun?  Bergabunglah dengan Media Promosi yang ada. Berikut klik Disini, Daftar Media yang dapat anda gunakan. Klik setiap link yang ada. 
Selamat Berpromosi