lazada

Jumat, 04 Oktober 2013

Saat Suami Kepontal-pontal di Ranjang

NID-28Feb2
DARSINI , 35, memang cukup muda, sedangkan suaminya Pranoto, sudah berusia setengah abad. Dalam urusan ranjang jelas sang suami kepontal-pontal (tak bisa mengimbangi). Sebagai jalan keluar, selingkuhlah Darsini dengan polisi muda. Tapi sial, belum juga tuntas tas, eh digerebek warga.

Wanita muda mau dikawin lelaki jauh lebih tua, jelas karena pertimbangan ekonomi. Contohnya Putri Solo Dipta Anindita, dalam usia 19 tahun mau saja dijadikan bini kesekian Irjen Djoko Susilo. Soalnya, lelaki ini meski sudah pantas jadi ayahnya, adalah petinggi Polri merangkap “direktur” real estate (baca: rumahnya banyak). Dan ternyata, jadi istri jendral kaya raya Dipta memang happy sekali, karena tugasnya hanya mamah dan mlumah.

Maka sungguhlah mengherankan, Darsini yang cantik kok mau-maunya dikawin lelaki miskin berusia 15 tahun di atasnya. Bagaimana nggak disebut miskin, karena pekerjaan Pranoto hanyalah sopir minibis jurusan Kamal – Pamekasan. Sepuluh tahun lalu, mas sopir ini memang masih trengginas, karena baru berusia 40 tahun sementara istri 25 tahun. Jadi dalam urusan nafkah batin tidak mengecewakan. Ibarat main bulutangkis, smesan Pranoto masih tajam menukik, “bola” tak pernah nyangkut di net.

Tapi dalam usia 50 tahun sekarang, Pranoto mulai kedodoran. Dia tak bisa lagi membahagiakan istri sebahagia mungkin. Jika istri minta “jatah” Pranoto sudah tidak memberi pelayanan maksimal. Namanya juga sopir, tapi disuruh nanjak sudah tak sanggup lagi. Istri minta oper ke gigi dua, eh malah dimasukkan gigi empat, ya mblep…mblep….mundur lagi! Maklum, Pranoto sudah kecapekan. Sudah narik seharian, kok di rumah dipaksa narik lagi.

Gara-gara pelayanan suami yang sangat mengecewakan, wanita warga Jalan Veteran Muda, Kelurahan Barurambat, Pamekasan (Madura) ini sangat merasa kesepian di tempat ramai. Sehari-hari bengong saja, nyaris mirip tersangka KPK nunggu kapan dapat panggilan masuk Rutan. “Apa kabur ke luar negri saja, ya?Alah iya, paspor sudah disita negara,,,,,!”

Demikian kesepiannya Darsini, sehingga ketika kenal dengan polisi Heru yang berpangkat oknum, hatinya menjadi terkiwir-kiwir. Tubuhnya demikian atletis, tidak gendut, meski tak juga punya rekening gendut. Kebetulan polisi ini juga ada minat terhadapnya. Maka saat diajak selingkuh, reaksinya adalah: ya ayoooo! Dan itu dilaksanakan secara konsekuen. Asal situasinya demikian kondusif, dua makhluk berlainan jenis itu masuk kamar hotel dan berpacu dalaaaaaam birahi!

Sepandai-pandai tupai selingkuh, sekali waktu gawal juga. Lama-lama Pranoto tahu bahwa istrinya sering dibawa-bawa oknum polisi. Tentu saja tidak terima. Kalau Jokowi dibawa-bawa Megawati ke Bandung dan Medan untuk pemenangan jago PDIP. Lha kalau polisi Heru, mau pemenangan apa, kecuali untuk memenangkan “jago”-nya di balik sarung?

Begitulah, ketika mendengar istrinya sudah janjian dengan oknum polisi tersebut, diam-diam Pranoto membuntuti. Eh, ternyata kali ini tak dibawa ke hotel, melainkan hanya ke rumah kontrakan di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan. Maka setelah melapor Pak RT setempat, penggerebekan dilaksanakan bersama warga. Keduanya tertangkap basah sebelum main “kuda lumping”. Saat itu juga keduanya dibawa ke Polsek Palengaan. “Saya kesepian Pak, suamiku sudah tua.” Kata Darsini di depan petugas.

Tua ya biarkan saja, wong tidak mau nyapres ini. (JPNN/Gunarso TS)_

Source : POSKOTAnews.com

====================== 
Produk CNI adalah “Produk Kualitas Menengah Atas, Harga Menengah Bawah”    
 
Untuk info & Pemesanan :  
HUB : MUHAMAD IPANGO  
Telp / Hp : 021-7816369 / 0815 2363 9145 / 0816 160 5367

  Kunjungi kami di :
TOKO SEHAT ONLINE
  

=====
Anda Punya Usaha, Butuh Pekerjaan, atau Ingin Mempromosikan Usaha Apapun?  Bergabunglah dengan Media Promosi yang ada. Berikut klik Disini, Daftar Media yang dapat anda gunakan. Klik setiap link yang ada. 
Selamat Berpromosi